TERNYATA, PERAYAAN TAHUN BARU PADA ZAMAN DAHULU ADALAH PERAYAAN SYIRIK

Desember 30, 2015

Perayaan tahun baru dibeberapa Negara sangat terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka. Misalnya:
-          Di Brazil. Pada tengah malam, orang-orang Brazil berbondong-bondong ke pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menabur bunga di laut, mengubur mangga, semangka dan papaya di pasir pantai sebagai penghormatan terhadap sang Dewa Lemanja (Dewa laut yang terkenal dalam legenda Brazil)
-          Di Romawi. Mereka memiliki tradisi saling memberi kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan.
-          Di Jerman. Orang Jerman memiliki kepercayaan, jika memakan sisa hidangan pesta perayaan New Year Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan pangan selama setahun penuh. 
-         Di Yunani. Buah delima yang menurut orang Yunani merupakan symbol kesuburan dan kesuksesan ditaburkan di pintu-pintu rumah, kantor dan toko-toko sebagai do’a untuk mendapatkan kemakmuran sepanjang tahun.
-          Di Spanyol. Masyarakat Spanyol tepat pada malam pergantian tahun memakan anggur sebanyak 12  biji, jumlah tersebut melambangkan harapan selama 12 bulan ke depan.
-          Di Italia. Di salah satu kotanya yang bernama Naples pada pukul 00:00 tepat pada malam pergantian tahun, mereka membuang barang-barang yang sudah usang yang tidak terpakai di jalanan.
-          Di Amerika Serikat. Di sana kebanyakan perayaan di lakukan pada malam sebelum tahun baru pada tanggal 31 Desember, dimana orang-orang pergi ke kota atau menonton program tv di jantung kota New York. Pada saat lonceng berbunyi, sirine dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang meneriakkan “Selamat Tahun Baru” dan menyanyikan Auld Syne. Di Negara-negara lain, termasuk Indonesia adalah sama saja.!!


Itulah asal mula bentuk-bentuk perayaan tahun baru Masehi. Semua itu adalah perayaan syirik yang tidak layak seorang muslim untuk latah mengikuti perayaan mereka. Barangsiapa yang mengikuti mereka, maka ia termasuk golongan mereka. 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »