Pendeta Yahudi, Zaid bin Sa’nah Masuk Islam Sebab Sikap Lemah Lembut Rasulullah

Juli 10, 2017

Pendeta Yahudi, Zaid bin Sa’nah Masuk Islam Sebab Sikap Lemah Lembut Rasulullah

Seorang pendeta Yahudi, Zaid bin Sa’nah mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam untuk menagih hutang dari beliau, tiba-tiba dia menarik baju dan rida’ (selendang) beliau dengan keras, kemudian mengeluarkan kata-kata kasar kepada beliau, dan memandang beliau dengan pandangan sangar, lalu berkata, “Wahai Muhammad tidakkah kamu mau melunasi hakku, sesungguhnya kalian adalah bani Abdul Muthalib yang selalu menangguhkan hutang.” Bahkan dia berkata dengan perkataan yang lebih kasar. Kemudian ‘Umar radhiyallahu ‘anhu memandangnya dengan kedua matanya yang berputar seraya berkata, “Wahai musuh Allah, kamu berani berkata kepada Rasulullah perkataan yang aku dengar, dan berani berbuat dengan perbuatan yang aku lihat, demi Dzat yang mengutusnya dengan hak, kalaulah bukan karena aku khawatir akan dicela beliau, pasti sudah aku penggal kepalamu dengan pedangku ini!

Waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam memandangi ‘Umar dengan tenang, lembut, dan penuh senyum, lalu bersabda: “Ini urusanku dan dia wahai ‘Umar, dan yang aku butuhkan darimu bukan seperti itu, tapi hendaknya engkau menyuruhku untuk melunasi hutangku dengan baik dan menyuruhnya untuk menutut haknya dengan baik pula, bawalah dia pergi dan lunasilah haknya, bahkan tambahilah dua puluh sha’ kurma!”


Dengan sikap beliau seperti ini menyebabkan dia masuk Islam dan berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

 MIZAR

Artikel Terkait

Previous
Next Post »